Umat Muslim Disunnahkan Shalat Gerhana Dua Rakaat. Inilah Caranya, Mulai Niat hingga Salam

- Jumat, 21 Mei 2021 | 15:52 WIB
Bagi umat Islam, setiap terjadi gerhana Bulan dianjurkan untuk melakukan shalat.  (Dok. ponpes.alhasanah.sch.id)
Bagi umat Islam, setiap terjadi gerhana Bulan dianjurkan untuk melakukan shalat. (Dok. ponpes.alhasanah.sch.id)

Nabi Muhammad SAW mengeraskan bacaannya saat shalat gerhana bulan, beliau shalat empat kali ruku’ dan empat kali sujud. (HR. Bukhari)

Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menjelaskan, sebelum shalat gerhana dimulai, sebaiknya muadzin mengumandangkan lafadz “ash shalaatu jaami’ah.”

Baca Juga: Inilah Skuad Bartabur Bintang Portugal yang Sudah Siap Pertahankan Juara Piala Eropa

Di bawah ini adalah tata cara shalat gerhana bulan yang perlu dipahami:

1. Niat.
2. Takbiratul Ihram.
3. Membaca surat Al Fatihah dan surat lainnya. Disunnahkan surat yang panjang dan dibaca jahr (keras) oleh imam.

4. Ruku' Disunnahkan waktu ruku’ lama, seperti waktu berdiri.
5. Berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya.
6. Disunnahkan lebih pendek daripada sebelumnya.

7. Ruku’ lagi. Disunnahkan waktunya lebih pendek dari ruku’ pertama.
8. I’tidal.
9. Sujud.
10. Duduk di antara dua sujud.

Baca Juga: Hasil Audit BPK Ungkap Kerugian Negara Hingga Rp22 Triliun dalam Kasus Korupsi Asabri

11. Sujud kedua.
12. Berdiri lagi (rakaat kedua), membaca surat Al Fatihah dan lainnya. Disunnahkan surat yang panjang.

13. Ruku'. Disunnahkan waktu ruku’ lama, seperti waktu berdiri.
14. Berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya.
15. Disunnahkan lebih pendek daripada sebelumnya.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Terkini

Ulasan Waktu Bersedekah yang Tepat, Simak yuk?

Kamis, 24 November 2022 | 20:05 WIB

Lirik Sholawat jibril, Shallallahu Ala Muhammad

Sabtu, 19 November 2022 | 01:55 WIB
X