Anggota Satresnarkoba Polres Malang Salah Gerebek Pamen TNI AD, Begini Penjelasan Kabid Humas Polda Jatim

- Jumat, 26 Maret 2021 | 18:18 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Facebook.com/Gatot Repli Handoko)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (Facebook.com/Gatot Repli Handoko)

Lebih lanjut Gatot seperti dikutip Hallobogor dari Antara, mengingatkan kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk taat dengan prosedur dalam melakukan tindakan kepolisian, terutama dalam melakukan pengembangan kasus tertentu.

Baca Juga: Artis Cita Citata Dipanggil Penyidik KPK, Terkait Kasus Suap Mantan Mensos Juliari Batubara

Para personel kepolisian, lanjut Gatot, diharapkan bisa benar-benar menggali dan mendalami informasi yang didapatkan. Selain itu, personel kepolisian diharapkan tidak mudah percaya dengan informasi yang diberikan tersangka yang sudah diamankan.

"Informasi yang diterima oleh petugas di lapangan dari pelaku, itu harus benar-benar digali, dan didalami. Sehingga tidak terjadi salah penggerebekan seperti ini," tutur Gatot. Namun demikian dapat dipastikan hubungan antara TNI dan Polri tetap solid akibat kejadian salah penggerebekan tersebut.

Gatot juga memastikan bahwa empat anggota yang melanggar prosedur penggerebekan itu akan menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga: DPR Minta Ketegasan Pemerintah Soal Aturan dan Kriteria Resmi Pendidik Honorer

"Kami sudah mediasi, sudah tidak ada masalah. Kami tetap solid, tapi anggota yang melakukan kesalahan tetap dilakukan proses hukum, dan saat ini sudah diadakan penahanan dari Propam," ujar Gatot menegaskan.

Pada penggerebekan yang dilakukan oleh empat orang polisi tersebut, dilakukan hingga kurang lebih pukul 05.27 WIB, dan tidak menemukan bukti apapun pada kamar yang dihuni oleh anggota TNI itu.

Setelah penggerebekan tersebut, Kolonel I Wayan Sudarsana melaporkan kejadian itu kepada pimpinan terkait. Kemudian, dilakukan mediasi antara kedua belah pihak. Keempat anggota Polresta Malang Kota yang melakukan kesalahan prosedur itu, telah meminta maaf kepada anggota TNI.***

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Terkini

X