Makanan Siap Saji dan Olahan Berisiko Obesitas hingga Kematian, Begini Penjelasan Ahli Gizi

- Sabtu, 6 Maret 2021 | 06:08 WIB
Ilustrasi makanan siap saji dan makanan olahan. (Pexels/robin stickel)
Ilustrasi makanan siap saji dan makanan olahan. (Pexels/robin stickel)

Baca Juga: Maskapai Garuda Indonesia Berikan Layanan Tes Antigen Gratis, Begini Mekanismenya

Dr. Dhian menjelaskan pola konsumsi masyarakat Indonesia masih didominasi serealia (padi-padian) sebesar 50 persen.

Kedua, protein hewani (12 persen) dan selanjutnya minyak dan lemak (10 persen). Sementara konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan hanya 6 persen.

”Dominansi serealia pada pola konsumsi masyarakat inilah yang menjadi penyebab obesitas yang berdampak pada risiko kesakitan dan kematian,” pungkasnya. ***

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Terkini

Ingin Tau Profil Zodiak Pisces, Simak yuk?

Minggu, 27 November 2022 | 21:01 WIB

Chord Lagu Sabyan Gambus Deen Assalam Religi.

Minggu, 27 November 2022 | 01:53 WIB

Watak dan Sifat Pemilik Shio kuda, Sikapnya Semau Gue

Sabtu, 19 November 2022 | 13:09 WIB

Pemilik Shio Kambing Sikap Lembut dan Sifat Budimannya

Sabtu, 19 November 2022 | 12:43 WIB
X