Makanan Siap Saji dan Olahan Berisiko Obesitas hingga Kematian, Begini Penjelasan Ahli Gizi

- Sabtu, 6 Maret 2021 | 06:08 WIB
Ilustrasi makanan siap saji dan makanan olahan. (Pexels/robin stickel)
Ilustrasi makanan siap saji dan makanan olahan. (Pexels/robin stickel)

HALLO BOGOR - Makanan siap saji dan makanan olahan memang rasanya menggiurkan. Gurih, asin, dan manis, yang tentunya lezat di lidah.

Namun tahukah Anda di balik makanan siap saji atau disebut junkfood tersimpan bahaya bagi tubuh.

Tidak hanya menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas, tetapi juga bisa berujung pada kematian. Mengapa demikian?

Baca Juga: Akhirnya Izin Kepolisian Keluar Juga, Jumat Malam Ini Timnas Laga Lawan Tira Persikabo

Direktur Gizi Masyarakat Ditjen Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan dr. Dhian Dipo menjelaskan mengenai bahaya makanan siap saji dan makanan kemasan dalam acara seminar daring bertajuk "Cerdas Baca Label Kemasan, Hindari Risiko Obesitas" di Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021.

Baca Juga: Sempat Dituding Aktor Kudeta, Moeldoko Terima Keputusan Jadi Ketua Umum Demokrat

“Makanan siap saji mengandung asupan garam, gula dan lemak yang lebih tinggi. Akibatnya, terjadi penimbunan gula, garam dan lemak yang akan meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular atau risiko kematian,” kata dr. Dhian Dipo.

Baca Juga: Empat Pabrikan Motor Dunia Dirikan Konsorsium, Bikin Standarisasi Baterai Listrik

Lebih lanjut dr. Dhian mengatakan persentase konsumsi gula, garam dan lemak semakin naik karena banyaknya makanan siap saji dan makanan olahan yang dimakan.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Terkini

X