Hallo Pertamina Harus Bagaimana Ini, Kabupaten Garut Kini Alami Krisis Elpiji Bersubsidi

- Minggu, 14 Maret 2021 | 18:04 WIB
Di Garut kekurangan pasokan gas elpiji bersubsidi. (Dok. Priangan Timur News/Edi Mulyana)
Di Garut kekurangan pasokan gas elpiji bersubsidi. (Dok. Priangan Timur News/Edi Mulyana)

Baca Juga: Grammy Awards 2021, Ini Bocoran yang akan Diperoleh Taylor Swift di Ajang Musik Dunia Itu

Hasil penghitungan di lapangan idealnya kebutuhan gas subsidi sebanyak 25 juta tabung lebih per tahun, sementara yang selama ini dipasok oleh Pertamina baru 17 juta tabung per tahun. Masih ada kekuarangan 8 juta tabung per tahun.

Gania amengungkapkan, sebenarnya Pemkab Garut sudah beberapa kali mengajukan permohonan tambahan pasokan gas.

Terutama untuk memenuhi kebutuhan momentum libur panjang seperti saat ini, kemudian untuk Ramadhan dan hari besar lainnya.

Baca Juga: Dinilai Kejahatan Lingkungan, Ini Hukuman Bagi Penambang Galian C di Purwakarta

Pasalnya, momentum seperti itu seringkali terjadi peningkatan penggunaan gas subsidi di masyarakat, dan juga pelaku usaha kecil dan mikro seperti penjual makanan.

Ujungnya-ujungnya terjadi kelangkaan gas elpiji melon di masyarakat dan masyarakat kecil juga yang dirugikan.

"Sekarang ini pihak pemda kembali mengajukan permohonan 'extra dropping' untuk mengatasi kebutuhan yang meningkat, tapi belum ada tanggapan dari Pertamina,"

Baca Juga: Kotanya Gibran Siap Menyambut Pembukaan Piala Menpora 2021, Ini Alasan Pihak Penyelenggara

"Kami ajukan permohonan 100 persen dari alokasi harian, Pertamina hanya mengabulkan 20 sampai 25 persen," katanya, seperti dikutip Hallobogor.com dari Antara.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Terkini

X