Pengenaan PPN Sembako Dapat Perburuk Perekonomian Indonesia Secara Umum, Begini Penjelasan Peneliti Ekonomi

- Kamis, 10 Juni 2021 | 10:49 WIB
Barang kebutuhan pokok atau sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). (Dok. Hallo Media/Banny Rachman)
Barang kebutuhan pokok atau sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). (Dok. Hallo Media/Banny Rachman)

 

HALLO BOGOR - Rencana pemerintah untuk memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap barang-barang kebutuhan pokok atau sembako mulai dikritisi peneliti perekonomian.

Pasalnya bila rencana tersebut direalisasikan diyakini tidak saja akan meningkatkan harga pangan, tapi juga mengancam ketahanan pangan dan berdampak buruk pada perekonomian Indonesia secara umum

Seperti disampaikan Kepala Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta, Rabu 9 Juni 2021.

Baca Juga: Indonesia Melakukan Penolakan Keras Atas Wacana Penundaan SEA Games 2021

Hematnya, rencana ini merupakan sebuah langkah yang tidak saja akan meningkatkan harga pangan dan karenanya mengancam ketahanan pangan tetapi juga akan berdampak buruk kepada perekonomian Indonesia secara umum

“Pengenaan PPN pada sembako mengancam ketahanan pangan terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah sehingga lebih dari sepertiga masyarakat Indonesia tidak mampu membeli makanan yang bernutrisi karena harganya mahal.

"Menambah PPN akan menaikkan harga dan memperparah situasi apalagi di tengah pandemi ketika pendapatan masyarakat berkurang,” ujarnya.

Baca Juga: Promo Produk Berujung Kerumunan, McDonald's Kota Kediri Disegel Satgas Covid-19

Dijelaskan, pangan berkontribusi besar pada pengeluaran rumah tangga sementara bagi masyarakat berpendapatan rendah belanja kebutuhan pangan bisa mencapai sekitar 56 persen dari pengeluaran rumah tangga mereka.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Terkini

Seluruh Sektor Melemah, IHSG Terpuruk ke Level 6.651

Selasa, 18 Januari 2022 | 13:50 WIB

Harga Emas Antam Naik Menjadi Rp939 Ribu per Gram

Selasa, 18 Januari 2022 | 10:11 WIB

Awal Pekan, IHSG Terkikis 49 Poin ke Level 6.645

Senin, 17 Januari 2022 | 19:49 WIB

Sesi Siang, IHSG Alami Rebound ke Level 6.659

Rabu, 12 Januari 2022 | 14:18 WIB

IHSG Kembali Melemah 44 Poin ke Level 6.647

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:56 WIB

Harga Emas Antam Naik Jadi 934.000 per Gram

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:57 WIB
X