Pelaku Pariwisita Labuan Bajo Mogok Sebulan, Protes Tarif Masuk TNK Naik 18x Lipat, Tak Masuk Akal

- Senin, 1 Agustus 2022 | 20:38 WIB
Petugas keamanan Polres Manggarai Barat, NTT, siap siaga amankan para pelaku pariwisata di Labuan Bajo yang menolak kenaikan tari masuk TNK hingga 18x lipat, Senin, 01 Agustus 2022. (Tangkapan layar/Facebook)
Petugas keamanan Polres Manggarai Barat, NTT, siap siaga amankan para pelaku pariwisata di Labuan Bajo yang menolak kenaikan tari masuk TNK hingga 18x lipat, Senin, 01 Agustus 2022. (Tangkapan layar/Facebook)

HALLO BOGOR - Keputusan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo (TKN) di Pulau Komodo dan Pulau Padar terus menuai protes.

Kenaikan tarif masuk yang melonjak drastis tersebut, dinilai menguntungkan kalangan tertentu dan sangat merugikan banyak pelaku pariwisata lokal.

Saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Labuan Bajo beberapa waktu lalu, ia sempat mengomentari terkait kenaikan harga tiket masuk tersebut.

Baca Juga: 7 Provinsi Termasuk NTT Absen di Piala Presiden 2022, Total Peserta Capai 617 Atlet

Menurut Jokowi, dua pulau tersebut dikhususkan untuk konservasi, sedangkan Pulau Rinca khusus bagi para wisatawan.

Meski demikian, para pelaku pariwisata lokal tetap menentang kebijakan tersebut yang mulai diberlakukan hari ini, Senin, 01 Agustus 2022.

Pelaku pariwisata di Taman Nasional Komodo (TNK), hari ini mulai mogok operasi selama sebulan.

Baca Juga: 6 Shio Ini Bakal Ketiban Rezeki Nomplok di Bulan Agustus 2022, Semoga Kamu Termasuk!

Kebijakan kenaikan harga 18 kali lipat adalah usaha pemerintah untuk membatasi jumlah pengunjung guna melindungi Komodo dari paparan manusia.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: Beritamandalika.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koopsud II Tuntaskan Latihan Tempur Sikatan Daya 22

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:47 WIB
X