Polisi Bentuk Tim, Penimbun Minyak Goreng Diancam Hukuman Lima Tahun Penjara

- Jumat, 21 Januari 2022 | 16:28 WIB
Ilustrasi minyak goreng kemasan satu harga. TVRI Nasional)
Ilustrasi minyak goreng kemasan satu harga. TVRI Nasional)

HALLO BOGOR - Polisi akan melakukan tindakan hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan penimbunan minyak goreng.

Hal itu ditandaskan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Polisi Ahmad Ramadhan, seperti dilansir oleh TVRI Nasional, Jumat, 21 Januari 2022.

Ditegaskan olehnya bahwa penimbun minyak goreng sebagai bahan kebutuhan pokok dapat dikenai hukuman penjara selama 5 tahun atau denda sebesar Rp50 miliar.

Baca Juga: Pendapatan Negara Capai Rp2.003 Triliun, Lampaui Target 114,9 Persen

Ahmad Ramadhan mengemukakan hal itu setelah pemerintah secara resmi telah menetapkan harga minyak goreng satu harga yaitu Rp14 ribu per liter.

Ia menandaskan, polisi akan melakukan tindakan hukum jika ditemukan anggota masyarakat yang melakukan penimbunan atau pembelian minyak goreng tidak sesuai aturan.

Dikatakan lebih jauh bahwa aturan yang dimaksudkan itu mengacu pada Pasal 107 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp947 Ribu per Gram

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014, penimbun bahan pokok dapat terancam hukuman penjara 5 tahun atau denda Rp50 miliar.

Halaman:

Editor: Budi Waskito

Sumber: TVRI Nasional

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Prediksi Puncak Arus Balik Menurut Polri

Selasa, 3 Mei 2022 | 12:57 WIB

TNI AL Tangkap Dua Kapal Malaysia

Rabu, 13 April 2022 | 11:24 WIB

Sekelumit Kisah Terkait Sang Penjaga Langit

Sabtu, 9 April 2022 | 15:12 WIB
X