Hari Dharma Samudera, Mengenang Pertempuran Laut Arafuru 60 Tahun Lalu

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:38 WIB
Komodor Yos Sudarso, Komandan KRI Macan Tutul, yang gugur di Laut Arafuru. (Dok. Sejarah Indonesia dan Dunia)
Komodor Yos Sudarso, Komandan KRI Macan Tutul, yang gugur di Laut Arafuru. (Dok. Sejarah Indonesia dan Dunia)

HALLO BOGOR - Hari Dharma Samudera yang diperingati setiap 15 Januari adalah untuk mengenang pertempuran laut Arafuru 60 tahun lalu.

Di bawah kepemimpinan Komodor Yos Sudarso, pertempuran laut Arafuru adalah peristiwa heroik dalam mempertahankan NKRI dari penjajahan Belanda.

Yos Sudarso gugur di saat berjuang untuk mempertahankan wilayah Irian Barat yang saat ini disebut Papua dari tangan Belanda.

Baca Juga: Ratu Tisha, Rela Membangun Dunia Sepakbola Tanpa Kisah Asmara

Yosaphat Sudarso, nama lengkapnya, lahir dari keluarga terdidik dengan ayah bernama Sukarno Darmoprawiro yang berprofesi polisi dan ibu bernama Mariyam.

Setelah menamatkan HIS yang setingkat dengan SD saat ini, Yos Sudarso pergi ke Muntilan untuk masuk sekolah guru.

Saat Jepang memasuki negeri ini, ia tidak bisa melanjutkan pendidikan itu dan masuk sekolah tinggi pelayaran hingga menjadi lulusan terbaik.

Karier kelautan Yos Sudarso dimulai setelah menjadi mualim di Kapal Goo Osamu Butai pada tahun 1944.

Baca Juga: Akhir 2024, Sebanyak 57 Bendungan Selesai Dibangun di Seluruh Indonesia

Halaman:

Editor: Budi Waskito

Sumber: TVRI Nasional, Sejarah Indonesia dan Dunia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koopsud II Tuntaskan Latihan Tempur Sikatan Daya 22

Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:47 WIB
X