Telan Biaya Rp1,44 Triliun, Bendungan Bintang Bano Dapat Mendukung Ketersediaan Air Baku

- Jumat, 14 Januari 2022 | 13:41 WIB
Presiden dan rombongan sesaat sebelum berangkat ke Kabupaten Sumbawa Barat Jumat pagi. (Setkab RI)
Presiden dan rombongan sesaat sebelum berangkat ke Kabupaten Sumbawa Barat Jumat pagi. (Setkab RI)

HALLO BOGOR -Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan dapat mendukung ketersediaan air baku di provinsi NTB.

Harapan tersebut diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan bendungan yang menelan biaya Rp1,44 triliun itu, Jumat, 14 Januari 2022.

Selain mengairi wilayah-wilayah kering di Provinsi NTB, Presiden juga berharap Bendungan Bintang Bano dapat mendukung ketahanan pangan di NTB.

Baca Juga: IHSG Berhasil Menguat ke Level 6.658 Saat Bursa Asia Melemah

"Ketahanan pangan, kemandirian pangan, kedaulatan pangan, itu hanya akan bisa terjadi kalau di seluruh provinsi ini ada air," ujar Presiden saat meresmikan bendungan itu.

"Kuncinya ada air, dan air itu ada kalau kita memiliki bendungan sebanyak-banyaknya. Oleh sebab itu, bendungan-bendungan ini kita bangun," tambahnya.

Bendungan Bintang Bano yang dibangun sejak 2015 lalu memiliki kapasitas tampung yang sangat besar yaitu 76 juta meter kubik.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Dana Perlindungan Sosial Rp431,5 Triliun, Kartu Prakerja Rp11 Triliun

Bendungan tersebut mempunyai luas genangan 256 hektare dan mampu mengairi sawah seluas 6.700 hektare.

Halaman:

Editor: Budi Waskito

Sumber: Setkab RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

TNI AL Berencana Bangun Pangkalan Utama di Natuna

Jumat, 21 Januari 2022 | 10:31 WIB

Pemerintah Lanjutkan PPKM Luar Jawa-Bali

Minggu, 16 Januari 2022 | 23:35 WIB
X