Anak Yatim Piatu Melonjak Akibat Covid-19, Menteri PPPA Minta Orang Tua Wali Lapor ke Pemerintah

- Senin, 13 September 2021 | 19:02 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. (Dok. kemenpppa.go.id)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. (Dok. kemenpppa.go.id)

HALLO BOGOR - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengungkapkan anak yatim piatu dampak dari Covid-19 di Indonesia mencapai 20.887 anak.

Bintang Puspayoga menjelaskan persentasi jumlah 20.887 anak tersebut merupakan data hasil penelusuran dari Rapidpro (September 2021).

“Kita sangat berharap jumlah 20.887 anak yatim piatu tersebut sudah berhenti, tidak ada tambahan lagi,” ungkap Bintang Puspayoga, Minggu 12 September 2021.

Baca Juga: Kapolri Ingatkan Daerah PPKM Level 2 di Sukabumi Tidak Terlena dengan Penurunan Kasus

Lebih lanjut, Menteri Bintang menyebutkan bahwa khusus di Provinsi Bali ada sekitar 265 anak yatim piatu dampak dari Covid-19.

Menteri Bintang juga menghimbau agar para orang tua tunggal maupun keluarga asuh, yang mungkin membutuhkan bantuan untuk beradaptasi dalam peran barunya dalam pengasuhan harus lebih aktif melapor ke pemerintah.

Khusus untuk wilayah Bali pihak Kementerian sudah membuka peluang aduan dan laporan melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) dari Kemen PPPA.

Baca Juga: Jose Mourinho Ungkap Selebrasi Gol Kemenangan AS Roma Seperti Anak 12 Tahun, Ini Penyebabnya

“Tim sudah siap untuk berkonsultasi atau mendapat pendampingan psikologi bagi mereka yang mengalami trauma atau dampak lain dari kehilangan orang yang di cintai,” ujarnya dikutip Hallobogor.com dari laman resmi KemenPPPA.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: kemenpppa.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X