Pil Molnupiravir Segera Dapat Ijin FDA, Harga Sementara Berkisar USD700 per Pengobatan

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:00 WIB
Ilustrasi. Obat antivirus Covid-19 Molnupiravir, saat ini masih dalam proses perijinan otortias AS, namun Australia berani pesan 300 ribu kapsul dan 4 negara Asia lainnya siap memesan. (Pixabay/iira116)
Ilustrasi. Obat antivirus Covid-19 Molnupiravir, saat ini masih dalam proses perijinan otortias AS, namun Australia berani pesan 300 ribu kapsul dan 4 negara Asia lainnya siap memesan. (Pixabay/iira116)

HALLO BOGOR - Perusahaan Obat Merck meminta regulator Amerika Serikat (AS) segera mengesahkan penggunaan pilnya pada Senin, 11 Oktober 2021.

Pil molnupiravir merupakan produksi Merck yang menjadi amunisi terbaru melawan virus Covid-19 dan sangat mudah digunakan.

Jika Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan AS menyetujui penggunaannya, maka pil ini menjadi pil oral pertama yang digunakan untuk mengatasi pandemi ini.

Baca Juga: PON XX Papua: Kontingen Jatim Juara Umum di Lima Cabor

Sampai saat ini obat yang diijinkan FDA untuk mengobati Covid-19 semuanya melalui infus atau suntikan setelah pasien masuk rumah sakit atau gejalanya menjadi lebih berat.

Sementara pil antivirus ini dapat digunakan orang di rumah untuk mengurangi gejala dan mempercepat proses penyembuhan untuk mencegah orang masuk rumah sakit.

FDA akan meneliti data perusahaan tentang keamanan dan efektivitas obat ini sebelum memberikan ijin yang diperkirakan akan rampung dalam minggu ini.

Baca Juga: Tanggapi Cuitan Pedas Netizen, Lesti Kejora: Apa Pentingnya Buat Kita, Ya.. Cuek Saja

Merck dan mitranya Ridgeback mengajukan ijin penggunakan pil molnupiravir khusus bagi orang dewasa bergejala ringan hingga sedang untuk mencegah akibat yang lebih fatal atau risiko rawat inap di rumah sakit.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: CBSnews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X