Ini Kalkulasi Keuntungan Bagi Indonesia Menjadi Pemegang Presidensi G20 Tahun 2022

- Rabu, 15 September 2021 | 06:00 WIB
Bendera negara-negara Anggota G20, Indonesia menjadi pemegang Presidensi G20 Tahun 2022. (Dok. Kemenkeu)
Bendera negara-negara Anggota G20, Indonesia menjadi pemegang Presidensi G20 Tahun 2022. (Dok. Kemenkeu)

HALLO BOGOR - Terpilihnya Indonesia dari basket Asia menjadi Presidensi G20 tahun 2022, patut disyukuri karena akan memberikan sejumlah keuntungan di tengah pandemi Covid-19.

Di satu sisi, ini akan menjadi ujian berat bagi Indonesia, karena kesuksesan penyelenggaran kegiatan tersebut berbenturan dengan upaya penanganan Covid-19.

Meski demikian, pemerintah memperkirakan dari aspek ekonomi, beberapa manfaat langsung yang dapat dicapai jika pertemuan dilaksanakan secara fisik.

Baca Juga: 5 Keuntungan Bagi Indonesia Pegang Presidensi G20, Salah Satunya Terkait Arah Ekonomi Global

Diantaranya peningkatan konsumsi domestik hingga Rp 1,7 Triliun, penambahan PDB nasional hingga Rp 7,4 Triliun, pelibatan UMKM dan penyerapan tenaga kerja sekitar 33 ribu di berbagai sektor.

Hal tersebut seperti diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan sekitar 150 pertemuan selama setahun penuh akan ada potensi manfaat yang besar.

“Secara agregat Pemerintah memperkirakan manfaat ekonomi yang mungkin timbul dari pelaksanaan rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia dapat mencapai 1,5 sampai 2 kali lebih besar dari pelaksanaan IMF-WBG Annual Meetings 2018 di Bali,” ujar Menko Airlangga.

Baca Juga: 6 Gubernur Wilayah Timur Bersinergi Kelola Kelautan dan Perikanan, Begini Komentar KSP Moeldoko

Selain itu, Presidensi G20 juga memberikan momentum bagi Indonesia untuk menampilkan keberhasilan reformasi struktural di tengah pandemi.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Sumber: ekon.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X