Xinjiang Desak Kelompok Gerilyawan Taliban Putuskan Hubungan dengan ETIM

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 11:57 WIB
Jjuru bicara pemerintah Daerah Otonomi Xinjiang, Elijan Anayat (Dok. be.china-embassy.org)
Jjuru bicara pemerintah Daerah Otonomi Xinjiang, Elijan Anayat (Dok. be.china-embassy.org)

Hallo Bogor – Untuk merealisasikan perdamaian di wilayah Afghanistani, menurut juru bicara pemerintah Daerah Otonomi Xinjiang, Elijan Anayat, pihak Taliban harus memisahkan diri dari kelompok ekstrim Gerakan Islam Turkistan Timur (ETIM).

Pihak Xinjiang melalui juru bicaranya Elijan Anayat dengan keras mendesak untuk segera meninggalkan kelompok ETIM.  

Menurut pejabat senior Xinjiang Elijan Anayat, perdamaian akan bisa terwujud dengan baik tatkala kelompok-kelompok ekstrim, terorisme seperti ETIM tidak lagi diberi ruang di Afghanistan.

Baca Juga: Menkes Minta Masyarakat Tetap Waspada, Optimalkan Aplikasi Peduli Lindungi Kontrol Mobilitas

Ia berharap kelompok Taliban yang saat ini sedang menguasai Afghanistan berani melakukan tindakan tegas demi terwujudnya perdamaian di wilayah Afghanistan

Bagi Elijan Anayat segala bentuk kekerasan yang dilakukan oleh pihak Teroris adalah upaya menghilangkan peradapan dan ini sangat ditentang oleh dunia karena merupakan perbuatan yang sangat tidak bermoral.

Duni akan terus mengecam setiap bentuk teroris yang terjadi dalam bentuk apapun. “Karena teroris adalah perbuatan yang tidak beradap,” demikian ungkapnya, di Beijing, Senin, 30 Agustus 2021.

Baca Juga: PPKM Diperpanjang hingga 6 September, DI Yogyakarta dan Bali Belum Turun dari Level 4

Kerasnya permintaan Xinjiang terhadap kelompok Taliban mengingat, ETIM memiliki sejarah yang panjang terus merongrong Xinjiang untuk memisahkan diri dari Cina melalui gerakan-gerakan ekstrimisme.***

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X