Pengusaha Real Estat Makin Optimis, Salah Satunya Karena PPN Ditanggung Pemerintah

- Rabu, 3 Maret 2021 | 09:47 WIB
Pemerintah yang membebaskan pajak pembelian rumah alias Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah. (Instagram.com/@perumahan_pupr)
Pemerintah yang membebaskan pajak pembelian rumah alias Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah. (Instagram.com/@perumahan_pupr)

HALLOBOGOR - Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida sangat yakin konsumen yang awalnya menahan diri atau batal unt membeli rumah akan kembali unt beli rumah.

Keyakinan orang peryama di REI ini tidak bisa dilepaskan dari langkah pemerintah yang membebaskan pajak pembelian rumah alias Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah.

Hal itu diyakini Paulus dalam pernyatannya di Jakarta, kemarin, bahwa stimulus itu dapat membuat masyarakat kembali tertarik untuk membeli rumah, yang selama ini sudah mengalami penurunan harga karena tidak ada permintaan dari konsumen.

Baca Juga: Kemenparekraf Dorong Pengembangan Desa Wisata di Ngawi, Ini yang Jadi Unggulannya

"Harga rumah (sudah) turun (karena pandemi). Kedua, calon pembeli itu tidak menanggung perpajakan yang ada. (Itu) ditanggung pemerintah. Iya, otomatis, jadi laku," katanya.

Baca Juga: 13 Terduga Teroris Kelompok Fahim yang Berafiliasi dengan Al Qaeda Ditangkap di Jatim

Menurut dia, kebijakan ini dapat memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produk baru kepada konsumen seiring dengan membaiknya permintaan maupun sentimen positif dari penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: IHSG BEI Naik Tipis 0,34 Persen, Akibat Terganjal oleh Penurunan Saham Unggulan

"Kita berusaha juga sosialisasi ke masyarakat, bahwa dari Maret-Agustus, properti yang kita jual itu harganya khusus," katanya. dikutip Hallobogor dari Antara.

Halaman:

Editor: Fidelis Batalinus

Tags

Terkini

IHSG Lanjutkan Penguatan ke Level 6.793

Rabu, 18 Mei 2022 | 18:26 WIB

BI: Inflasi Mei 2022 Diprediksi 2,65 Persen

Selasa, 17 Mei 2022 | 10:45 WIB
X