Alami Defisit Rp1,38 Triliun, Ijin Usaha Intan Baru Prana Dicabut dan Saham Disuspen

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:40 WIB
Manajemen PT Intan Baru Prana Tbk saat paparan publik pada 2020 lalu. (Company Profile)
Manajemen PT Intan Baru Prana Tbk saat paparan publik pada 2020 lalu. (Company Profile)

HALLO BOGOR - PT Intan Baru Prana Tbk tengah berada dalam masa-masa yang sulit.

Betapa tidak, kelanjutan usaha Intan Baru Prana diragukan oleh auditor (pemeriksa keuangan) perusahaan.

Sebabnya, perusahaan itu mencatat akumulasi defisit sebesar Rp1,38 triliun sepanjang 2021 lalu.

Baca Juga: Sering Jadi Target KKB Papua, Polisi Perketat Penjagaan di Distrik Tembagapura Jelang HUT ke 77 RI

Tambahan pula, pada 31 Desember 2021 perusahaan yang memiliki kode saham IBFN itu mengalami defisiensi sebesar Rp521 miliar.

Karena kondisi tersebut, maka auditor memberikan disclaimer (tanpa opini atau pendapat) atas laporan keuangan Intan Baru Prana tahun 2021.

Pemeriksa laporan keuangan Intan Baru Prana adalah auditor independen Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan dan Rekan.

Baca Juga: Ngeri! Kekuatan Dukun di Negara Ini Paling Sakti, Tak Bisa Dilawan Ilmu Santet-nya, Jangan Coba-coba!

Bukan hanya itu, pada 31 Januari 2022 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha Intan Baru Prana sebagai perusahaan pembiayaan.

Halaman:

Editor: Budi Waskito

Sumber: Reliance Sekuritas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Astra Saat Ini Miliki 7,45 Persen Saham Medikaloka

Selasa, 27 September 2022 | 18:34 WIB

Berkat PKPU, Garuda Mampu Catat Laba Rp3,8 Miliar

Selasa, 27 September 2022 | 11:58 WIB

Uang Beredar Agustus Naik Menjadi Rp7.894,1 Triliun

Minggu, 25 September 2022 | 18:44 WIB

Migas Laku Keras, Laba PGN Naik Jadi USD238,56 Juta

Jumat, 23 September 2022 | 19:53 WIB
X