Anies Tetapkan UMP 2022, Pengusaha Tak Patuh Bakal Dikenai Sanksi

- Senin, 22 November 2021 | 16:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. IDX Channel)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Dok. IDX Channel)

HALLO BOGOR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari Minggu (21 November 2021) kemarin telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022.

“Jadi sudah ditetapkan besaran UMP DKI Jakarta 2022 sebesar Rp4.453.935,” kata Anies seperti dilansir oleh TVRI Nasional, Senin (22 November 2021).

Anies mengatakan bahwa Pemprov DKI akan memberikan sanksi administratif kepada pengusaha yang tidak mematuhi kewajiban tersebut.

Baca Juga: Indocement Catat Laba Rp622 Miliar Kuartal Ketiga, Turun 3,9 Persen

Dikatakan bahwa penetapan UMP merupakan salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja di ibu kota.

UMP yang ditetapkan oleh Pemprov DKI ini dibuat berdasarkan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Selain itu UMP ini dibuat berdasarkan formula pada Pasal 26 dan 27 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021.

Baca Juga: Seluruh Sektor Melemah, IHSG Terkikis ke Level 6.692

PP Nomor 36 Tahun 2021 adalah mengenai Pengupahan yang berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. ***

Halaman:

Editor: Budi Waskito

Sumber: tvri.go.id, TVRI Nasional

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp925 Ribu per Gram

Rabu, 1 Desember 2021 | 13:14 WIB

IHSG Menguat Cukup Tajam ke Level 6.590

Selasa, 30 November 2021 | 13:39 WIB

Dibuka Melemah, IHSG Berbalik Menguat ke Level 6.620

Selasa, 30 November 2021 | 10:35 WIB

Akhiri Sesi Pertama, IHSG Menguat ke Level 6.590

Senin, 29 November 2021 | 14:14 WIB
X