Mampu Lewati Pandemi Covid-19, Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bogor Melesat Tajam, Cek Faktanya?

- Rabu, 25 Januari 2023 | 13:21 WIB
Data Daya beli Pasca Covid - 19 Kabupaten Bogor mengalami Peningkatan  (HalloBogor )
Data Daya beli Pasca Covid - 19 Kabupaten Bogor mengalami Peningkatan (HalloBogor )

HalloBogor, Cibinong - Pemerintah Kabupaten Bogor pada masa Pandemi Covid-19 telah meluluhlantahkan seluruh sektor di seluruh dunia, termasuk Kabupaten Bogor. Namun geliat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor menunjukkan peningkatan yang signifikan pasca pandemi Covid-19 melanda.

Dilihat dari indikator makro pembangunan Kabupaten Bogor sejak pandemi Covid-19, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, mulai tahun 2021 kondisi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor cukup mencengangkan dari -1,77% melesat naik jadi 3,55% dan bahkan semakin meningkat pesat pada tahun 2022 menjadi 5,20%.

Indikator lainnya seperti angka pengangguran juga meluncur turun sangat drastis, pada tahun 2020 sebesar 14,29% dan pada tahun 2021 turun menjadi 12,22 % sementara tahun 2022 turun lagi menjadi 10,64 %. 

Dari sisi daya beli masyarakat Kabupaten Bogor pun terus mengalami peningkatan yang tadinya tahun 2020 hanya Rp.10.317.000 per tahun setiap orang. Pada 2021 meningkat jadi Rp.10.410.000 per tahun per orang, dan tahun 2022 menjadi Rp.10.860.000 per tahun per orang. 

Baca Juga: Resep Membuat Rawon Kuah Super Sedap, Lezat dan Enak Daging Empuk Kuahnya Gurih Maknyus

Sebagai akibat dari semakin baiknya indikator makro Kabupaten Bogor otomatis tingkat kemiskinannya juga turun sangat besar tercermin pada tahun 2020 angka kemiskinan berada di 7,69%, sempat naik karena pandemi Covid-19 di tahun 2020. Sejak tahun 2021 kemiskinan di Kabupaten Bogor terus menurun dari 8,13% pada tahun 2021, di tahun 2022 merosot jadi 7,73% berada dibawah Provinsi Jawa Barat

Bahkan di tahun 2022 Kabupaten Bogor berada di urutan ke 11 dari 27 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat. Pada tahun 2021 angka kemiskinan Provinsi sebesar 8,40% sementara di Kabupaten Bogor sebesar 8,13%, sedangkan tahun 2022 angka kemiskinan Jabar sebesar 8,06% dan di Kabupaten Bogor berada di angka 7,73% (jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bogor berkurang sebanyak 16.500 jiwa).

“Ini luar biasa, tentu ini berkat kerja keras Pemkab Bogor dengan semua pihak, dengan adanya program penanganan kemiskinan, pembangunan dan pemulihan ekonomi pasca Covid. Sangat luar biasa untuk ukuran Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Kabupaten Bogor mampu dan penurunannya sangat drastis,” tegas pihak BPS Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Angker! Simpang Empat Leuwiliang Karehkel Bogor Sering Terjadi Kecelakaan : Lewat Bunyikan Klakson

Halaman:

Editor: Nurdin Ruhendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X